Tinta Merah. Com Luwu
Kegiatan literasi Al-Qur’an setiap Sabtu pagi di SDN biasanya berupa Pembiasan membaca, Tadarus(membaca dan memahami bersama)atau kegiatan pendukung seperti lomba menulis/bercerita terkait islami, bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa pada Al-Qur’an dan meningkatkan kemampuan membaca/menulisnya, seperti yang dilakukan di SDN 548 Rante Alang,Larompong dan dengan metode beragam. Ini merupakan bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk membentuk budi pekerti dan budaya membaca siswa.

Kegiatan Literasi Al Qur’an Setiap Sabtu pagi dan koordinator bernama ibu Irma S. Pd dan adapun pelaksanaan semua Guru di sekolah, ungkap kepala sekolah Ibu Kumala sari S.,P.d saat wawancara pada bulan Oktober lalu Tahun ini 2025.

- Tadarus dan Tilawah: Membaca Al-Qur’an secara bersama-sama dengan tartil (teratur) dan tadabbur (memahami), terkadang disertai dengan pengajaran adab belajar Al-Qur’an.
- Pembiasaan Rutin: Seperti membaca 15 menit sebelum pelajaran (bukan hanya Sabtu) atau kegiatan membaca senyap.
- Kegiatan Pendukung:
- Lomba: Menulis cerita pendek, komik, puisi, atau mewarnai dengan tema Islami.
- Mading: Membuat mading (majalah dinding) bertema Islami.
- Pojok Literasi: Menyediakan tempat khusus untuk membaca Al-Qur’an atau buku Islami.
- Unjuk Kemampuan: Siswa menampilkan bacaan atau hafalan mereka di depan kelas atau sekolah.
- Meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an.
- Membentuk karakter dan budi pekerti siswa.
- Menciptakan budaya literasi di lingkungan sekolah. {TML}






